| How To Be Single |
Walau film yang disutradarai oleh Christian Ditter ini bisa dibilang nggak baru-baru amat, namun saya sangat menyukai film ini. Sampai sering saya putar ulang dan sebagian besar hafal dialognya. Ahahahak. Padahal film ini bukan film dengan budget besar loh. Namun dengan bintang yang eum mungkin bisa dibilang terkenal dan sering mondar-mandir di film kesukaan kalian.
Sebut saja si pemeran Alice (Dakota Johnson) yang pasti udah familiar dong dengan peran Annastasia Stelle di Fifty Shades of Grey, dan Robin (Rebel Wilson) yang sering muncul di film Pitch Perfect. Tak hanya itu, Josh (Nicholas Braun) juga pernah nongol di The Perks of Being A Wallflower, Tom (Anders Holm) di film The Intern, serta Lucy (Alison Brie), salah satunya di film Sleeping With Other People.
Film ini bercerita tentang kehidupan percintaan Alice, Lucy, Meg (Leslie Mann), dan Tom. Walau bergenre comedy romantis dan seputar masalah percintaan, namun bagi orang yang tidak menyukai film romantis seperti saya, film ini benar-benar menyenangkan. Saya tidak bosan memutarnya sampai sekarang.
Cerita dimulai dari sudut pandang Alice, yang mulai memutuskan pacarnya, Josh, untuk sementara (break), agar ia bisa mengalami kehidupan yang benar-benar sendiri. Hal ini disebabkan karena Alice, sudah muak dengan kehidupannya yang monoton, dan selalu memiliki orang di sampingnya. Dia memutuskan untuk benar-benar dalam keadaan sendiri, tanpa ditemani pacar. Padahal saat itu hubungannya dengan Josh sedang dan selalu baik-baik saja.
| Alice dan Josh yang harus break sementara |
| Walau terkesan acak-acakan, Robin membuat hidup Alice lebih berwarna |
| Lucy menggunakan algoritma untuk mendapatkan pria yang sesuai dengan kriterianya |
| Salah satu penggemar Tom ya..Alice haha |
| Meg adalah seorang dokter yang workaholic |
Ia malu mengakui dirinya sebagai seorang jomblo atau single, namun juga tidak mau memiliki hubungan dengan seorang laki-laki. Dirinya juga bersikukuh tidak mau memiliki anak karena merasa, masyarakat tidak akan membiarkan dirinya meraih mimpi saat memiliki anak.
I’m so obsessed with the idea of being in love that I just, it’s like, I completely lose myself. Like, I forget what I want and I just disappear. I’m like the horse in ‘The Neverending Story’.
Cerita makin menarik ketika konflik dimulai. Yaitu ketika Alice selesai dalam “breaknya” dan ingin kembali dengan Josh namun Josh menolaknya, Lucy yang tidak kunjung mendapatkan kandidat calon suami sesuai algoritma yang ia rancang, serta Meg yang malah menginginkan anak (melalui donor sperma) setelah bertemu seorang bayi di saat ia bekerja.
Okay, selamat menonton!

Wah Njus nulis lagi yuhuuuu~ Udah nonton ini, dan Dakota Johnsonnya imut di sini daripada di Fifty Shades of Grey ya, Njus. Hoohohoho.
Jadi jomblo itu menyenangkan kok. Tapi kalo liat parasnya Dakota jadi nggak pengin jomblo~
Ketika nggak mau diputusin, pacarnya (Josh) ngomong nanti kalau rindu payudara Alice gimana? Sumpah, itu masih lucu dan nempel banget di kepala saya. XD
Bagian pesta kala semua cowok yang pernah deket sama Alice datang juga kocak. 🙂