<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Emansipasi, Salah Siapa?	</title>
	<atom:link href="https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=emansipasi-salah-siapa</link>
	<description>Freelance Content Writer</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 May 2016 13:39:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.2</generator>
	<item>
		<title>
		By: Justin		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-456</link>

		<dc:creator><![CDATA[Justin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 May 2016 13:39:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-456</guid>

					<description><![CDATA[iya jadi begitu kak :)&lt;br /&gt;saya copykan lagi tulisan di atas yaa, yg intinya mungkin dapat menjawab dari komentar kakak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&#034; Bukan, saya membahas masalah seperti ini bukan karena saya sebagai wanita juga ingin memiliki semua yang dimiliki laki-laki. Adil bukanlah berarti sama, namun meletakkan sesuatu sesuai dengan tempatnya lah yang disebut adil. Wanita dan pria diciptakan dengan karakteristik yang berbeda. Berbeda untuk saling melengkapi dan membantu, bukan untuk saling adu kuat satu sama lain. Pria identik dengan ketegasan, kekuatan otot, kuatnya logika, sedangkan wanita identik dengan emosional, perasaan, dan tingginya empati. Tidak ada yang salah terhadap hal tersebut. Yang salah adalah ketika kita memandang sesuatu yang berhubungan dengan ketegasan, kekuatan dan logika adalah lebih tinggi derajatnya dibanding sesuatu yang berhubungan dengan perasaan dan empati. &#034;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>iya jadi begitu kak 🙂<br />saya copykan lagi tulisan di atas yaa, yg intinya mungkin dapat menjawab dari komentar kakak </p>
<p>&quot; Bukan, saya membahas masalah seperti ini bukan karena saya sebagai wanita juga ingin memiliki semua yang dimiliki laki-laki. Adil bukanlah berarti sama, namun meletakkan sesuatu sesuai dengan tempatnya lah yang disebut adil. Wanita dan pria diciptakan dengan karakteristik yang berbeda. Berbeda untuk saling melengkapi dan membantu, bukan untuk saling adu kuat satu sama lain. Pria identik dengan ketegasan, kekuatan otot, kuatnya logika, sedangkan wanita identik dengan emosional, perasaan, dan tingginya empati. Tidak ada yang salah terhadap hal tersebut. Yang salah adalah ketika kita memandang sesuatu yang berhubungan dengan ketegasan, kekuatan dan logika adalah lebih tinggi derajatnya dibanding sesuatu yang berhubungan dengan perasaan dan empati. &quot;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: mia fajarani		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-475</link>

		<dc:creator><![CDATA[mia fajarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2016 02:20:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-475</guid>

					<description><![CDATA[Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: mia fajarani		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-476</link>

		<dc:creator><![CDATA[mia fajarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2016 02:20:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-476</guid>

					<description><![CDATA[Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: mia fajarani		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-477</link>

		<dc:creator><![CDATA[mia fajarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2016 02:18:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-477</guid>

					<description><![CDATA[Aih menuntut kesetaraan toh dari asalnya juga dibedain. Dibedain dalam arti kata hal-hal tertentu gak semuanya bisa dilakukan sm perempuan. Yang pwnting kita tidak di tindas oleh pria. Selama kita mampu, ya kita bisa lakukan. Tapi kalau yang gak bisa, ya kita minta orang laki untuk berbuat.&lt;br /&gt;Kodrat wanita dan pria itu beda, dari fisik aja udh ketauan kalau pria itu lbh kuat dr wanita. Dr segi hartapun begitu, warisan lebih banyak utk lelaki drpd pria yg mana sudah diatur dalam Al-quran.&lt;br /&gt;Masalah pekerjaan berat, contohnya saja mengangkat galon atau barang2 yang berat itu ya, wanita gak melulu mampu. Contohnya saya aja nih, ngangkat galon atau gas elpiji 3kg terus2n malah yang ada saya &#034;turun bero&#034; hahaha intinya porsi wanita dan pria itu berbeda dan jangan menuntut persamaan yang berlebih.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aih menuntut kesetaraan toh dari asalnya juga dibedain. Dibedain dalam arti kata hal-hal tertentu gak semuanya bisa dilakukan sm perempuan. Yang pwnting kita tidak di tindas oleh pria. Selama kita mampu, ya kita bisa lakukan. Tapi kalau yang gak bisa, ya kita minta orang laki untuk berbuat.<br />Kodrat wanita dan pria itu beda, dari fisik aja udh ketauan kalau pria itu lbh kuat dr wanita. Dr segi hartapun begitu, warisan lebih banyak utk lelaki drpd pria yg mana sudah diatur dalam Al-quran.<br />Masalah pekerjaan berat, contohnya saja mengangkat galon atau barang2 yang berat itu ya, wanita gak melulu mampu. Contohnya saya aja nih, ngangkat galon atau gas elpiji 3kg terus2n malah yang ada saya &quot;turun bero&quot; hahaha intinya porsi wanita dan pria itu berbeda dan jangan menuntut persamaan yang berlebih.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Justin		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-511</link>

		<dc:creator><![CDATA[Justin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2016 10:01:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-511</guid>

					<description><![CDATA[kakak Hatake Niwa di manapun anda berada. Di baca lagi dong kak, tulisan saya di atas. &lt;br /&gt;nih saya copy kan ya, intinya adalah seperti ini&lt;br /&gt;Bukan, saya membahas masalah seperti ini bukan karena saya sebagai wanita juga ingin memiliki semua yang dimiliki laki-laki. Adil bukanlah berarti sama, namun meletakkan sesuatu sesuai dengan tempatnya lah yang disebut adil. Wanita dan pria diciptakan dengan karakteristik yang berbeda. Berbeda untuk saling melengkapi dan membantu, bukan untuk saling adu kuat satu sama lain. Pria identik dengan ketegasan, kekuatan otot, kuatnya logika, sedangkan wanita identik dengan emosional, perasaan, dan tingginya empati. Tidak ada yang salah terhadap hal tersebut. Yang salah adalah ketika kita memandang sesuatu yang berhubungan dengan ketegasan, kekuatan dan logika adalah lebih tinggi derajatnya dibanding sesuatu yang berhubungan dengan perasaan dan empati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sekarang, coba kakak lebih peka, betapa kita sering sekali mendengar kata-kata yang sexist yang isinya merendahkan salah satu dari jenis kelamin yang ada.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kakak Hatake Niwa di manapun anda berada. Di baca lagi dong kak, tulisan saya di atas. <br />nih saya copy kan ya, intinya adalah seperti ini<br />Bukan, saya membahas masalah seperti ini bukan karena saya sebagai wanita juga ingin memiliki semua yang dimiliki laki-laki. Adil bukanlah berarti sama, namun meletakkan sesuatu sesuai dengan tempatnya lah yang disebut adil. Wanita dan pria diciptakan dengan karakteristik yang berbeda. Berbeda untuk saling melengkapi dan membantu, bukan untuk saling adu kuat satu sama lain. Pria identik dengan ketegasan, kekuatan otot, kuatnya logika, sedangkan wanita identik dengan emosional, perasaan, dan tingginya empati. Tidak ada yang salah terhadap hal tersebut. Yang salah adalah ketika kita memandang sesuatu yang berhubungan dengan ketegasan, kekuatan dan logika adalah lebih tinggi derajatnya dibanding sesuatu yang berhubungan dengan perasaan dan empati. </p>
<p>dan sekarang, coba kakak lebih peka, betapa kita sering sekali mendengar kata-kata yang sexist yang isinya merendahkan salah satu dari jenis kelamin yang ada.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Hatake Niwa		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-512</link>

		<dc:creator><![CDATA[Hatake Niwa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2016 02:40:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-512</guid>

					<description><![CDATA[kalau mau jujur, apakah memang sebegitunya wanita menginginkan emansipasi? apakah sebegitunya wanita ingin berkarir, ikut mendapat porsi lebih, ingin bisa melakukan banyak hal yang jamak dilakukan laki-laki? atau malah sebaliknya, wanita itu sebenarnya lebih bersahaja, tidak muluk-muluk seperti yang ramai didengungkan orang-orang?&lt;br /&gt;(kebetulan, saya bukan wanita, jadi kurang paham apa sebenarnya yang paling diinginkan wanita dalam hidupnya).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kalau mau jujur, apakah memang sebegitunya wanita menginginkan emansipasi? apakah sebegitunya wanita ingin berkarir, ikut mendapat porsi lebih, ingin bisa melakukan banyak hal yang jamak dilakukan laki-laki? atau malah sebaliknya, wanita itu sebenarnya lebih bersahaja, tidak muluk-muluk seperti yang ramai didengungkan orang-orang?<br />(kebetulan, saya bukan wanita, jadi kurang paham apa sebenarnya yang paling diinginkan wanita dalam hidupnya).</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Justin		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-514</link>

		<dc:creator><![CDATA[Justin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2016 23:03:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-514</guid>

					<description><![CDATA[Yoga... pertanyaanmu, dan gaya kamu bertanya... membuatku terlihat seperti lagi sesi tanya jawab mamah dedeh..haha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmm.. tapi yang (mungkin sok) feminis bukan yang minta tempat duduk kepada laki2 di bus atau kereta kan? &lt;br /&gt;jadi menurutku ini kesalahan sesuatu yg sudah menjadi sistem yog. Wanita dianggap lemah, jadi persoalan yang &#034;berat-berat&#034; biar laki2 yang nanggung, dan wanita tidak diijinkan melakukannya (kata berat saya kasih tanda kutip ya). Kemudian entah bagaimana itu terkadang seperti menstimulasi wanita untuk tidak mencoba berusaha lebih keras, push them self seperti kurang. ya seperti itu.&lt;br /&gt;semoga jawaban saya bs bikin yoga mudeng ya, atau kalau belum, kita bisa bertukar email loh yog, atau chat. *ups haha]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yoga&#8230; pertanyaanmu, dan gaya kamu bertanya&#8230; membuatku terlihat seperti lagi sesi tanya jawab mamah dedeh..haha</p>
<p>hmm.. tapi yang (mungkin sok) feminis bukan yang minta tempat duduk kepada laki2 di bus atau kereta kan? <br />jadi menurutku ini kesalahan sesuatu yg sudah menjadi sistem yog. Wanita dianggap lemah, jadi persoalan yang &quot;berat-berat&quot; biar laki2 yang nanggung, dan wanita tidak diijinkan melakukannya (kata berat saya kasih tanda kutip ya). Kemudian entah bagaimana itu terkadang seperti menstimulasi wanita untuk tidak mencoba berusaha lebih keras, push them self seperti kurang. ya seperti itu.<br />semoga jawaban saya bs bikin yoga mudeng ya, atau kalau belum, kita bisa bertukar email loh yog, atau chat. *ups haha</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Yoga Akbar S.		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-515</link>

		<dc:creator><![CDATA[Yoga Akbar S.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2016 15:37:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-515</guid>

					<description><![CDATA[Rada berat, ya. Ehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya kurang setuju sama perempuan yang bilang emansipasi dan (mungkin sok) feminis ini. Kadang ada yang minta tempat duduk kepada lelaki ketika naik bus atau kereta yang penuh. Kalo perempuan itu sehat-sehat saja, tidak sedang hamil, atau belum renta, kenapa dia merasa lebih lemah? Lalu, dengan santainya ngatain laki-laki yang tidak memberi tempat duduk itu, &#034;Banci!&#034;. Muahaha. Saya melihat langsung kejadian itu karena kebetulan perempuan ini berdiri di sebelah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus juga soal ladies parking, buat apa? Katanya kesetaraan? Nuhun. :))]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rada berat, ya. Ehehe.</p>
<p>Tapi saya kurang setuju sama perempuan yang bilang emansipasi dan (mungkin sok) feminis ini. Kadang ada yang minta tempat duduk kepada lelaki ketika naik bus atau kereta yang penuh. Kalo perempuan itu sehat-sehat saja, tidak sedang hamil, atau belum renta, kenapa dia merasa lebih lemah? Lalu, dengan santainya ngatain laki-laki yang tidak memberi tempat duduk itu, &quot;Banci!&quot;. Muahaha. Saya melihat langsung kejadian itu karena kebetulan perempuan ini berdiri di sebelah saya.</p>
<p>Terus juga soal ladies parking, buat apa? Katanya kesetaraan? Nuhun. :))</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Justin		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-516</link>

		<dc:creator><![CDATA[Justin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2016 09:55:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-516</guid>

					<description><![CDATA[Yap, seperti itu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yap, seperti itu.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Justin		</title>
		<link>https://landhiani.com/2016/03/emansipasi-salah-siapa/#comment-517</link>

		<dc:creator><![CDATA[Justin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2016 09:53:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://landhiani.com/?p=80#comment-517</guid>

					<description><![CDATA[Ya emang sedih cha, dan memang sebagai tugas kita yang udah ngerti kalau itu enggak baik, ngasih ngerti ke yang belum ngerti :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya emang sedih cha, dan memang sebagai tugas kita yang udah ngerti kalau itu enggak baik, ngasih ngerti ke yang belum ngerti 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 12/45 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis

Served from: landhiani.com @ 2024-01-06 18:54:11 by W3 Total Cache
-->